Palembang

Banyak Aduan Palembang Banyak Genangan Air, Ratu Dewa Tinjau Langsung Titik Rawan

 Palembang – Hujan yang mengguyur kota Palembang sejak kemarin membuat beberapa titik rawan genangan air nampak terlihat masih menggenang, berbagai aduan masyarakat Palembang banyak diguyurkan kepada Sekretaris Kota Palembang, Ratu Dewa melalui akun sosial media pribadi miliknya.

Menyikapi hal itu, Sekretaris Daerah kota Palembang bersama Dinas PUPR kota Palembang terlihat langsung terjun meninjau beberapa wilayah yang nampak masih digenangi air, seperti Jalan Residen A Rozak serta Jalan Sapta Marga, Komplek Citra Damai, Kecamatan Kalidoni Palembang, Senin 18 Januari 2021.

“Setelah tadi cukup banyak yang nge-DM ataupun mengirimkan pesan melalui WhatsApp, maka kita tadi langsung menghubungi Kepala Dinas PU. Ternyata tadi Kadin PU sudah di lapangan dan kita langsung cek lokasi,” kata Ratu Dewa.

Disampaikan Ratu Dewa, untuk permasalahan di Jalan Residen A Rozak, dirinya melihat bahwa kecilnya saluran air atau gorong-gorong yang ada dikawasan tersebut merupakan penyebab terjadinya genangan air.

Pihaknya juga melihat adanya Sedimen yang cukup tinggi, sehingga membuat debit air yang mengalir menjadi lebih kecil.

“Besok, saya tadi sudah meminta kepada bapak kadin untuk segera mengeruk sedimen yang tinggi tadi,” ujarnya.

Masih dikatakan Ratu Dewa, untuk permasalahan di Jalan Sapta Marga, derasnya hujan yang mengguyur kota Palembang merupakan penyebab utama adanya genangan air tersebut.

Dirinya juga mendapatkan informasi dari Ketua RT setempat, bahwa terdapat perubahan terkait genangan air di Jalan Sapta Marga, Komplek Citra Damai tersebut.

“Menurut pak RT, sejak tahun 2019 tingginya genangan air sudah terlihat menurun dari biasanya. Artinya dari 66 titik genangan air, posisi sekarang sudah turun, tinggal 33,” ungkapnya.

Ia juga menilai, bahwa keberadaan pompa-pompa yang saat ini dimiliki dinilai sudah cukup membantu terkait adanya penurunan jumlah titik-titik genangan air tersebut.

“Dan Alhamdulillah titik-titik genangan air pelan-pelan semakin menurun, namun kita terus berupaya melalui tim khusus dari pak Bastari untuk terus memantau lapangan dikala hujan deras,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *