Palembang

3 paket Narkotika jenis sabu 548 gram milik berinisial(53)THN berhasil diamankan unit II Dit Narkoba Polrestabes Palembang.

Sumselnetmedia.com-Palembang-Anggota Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polrestabes Palembang, menangkap seorang kurir narkoba jenis sabu, di rumah kontrakannya di Jalan Pertahanan, Lorong Perjuangan 3, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II Palembang, Sabtu (15/4/2023), sekitar pukul 02.00 WIB.

Pelakunya berinisal FS (53), dengan barang bukti tiga paket Narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik bening dengan berat bruto 548 gram. Atas ulahnya, pelaku langsung digiring ke Mapolrestabes Palembang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Haryo Sugihartono, didampingi Kasat Narkoba, AKBP Mario Ivanry dan Kanit II Iptu Andrean mengatakan, bahwa pelaku ditangkap saat sedang duduk di rumah kontrakannya.

“Mendapati pelaku yang sedang duduk, anggota kita langsung menghampiri pelaku dan melakukan penggeledahan terhadap pelaku, dan didapatkan barang bukti sabu,” ujarnya, Senin (17/4/2023).

Dirinya menuturkan, tertangkapnya pelaku berkat informasi yang didapatkan anggota Satres Narkoba Polrestabes Palembang, sehingga anggota bergerak cepat hingga berhasil menangkap pelaku.

“Dari keterangan pelaku bahwa sabu didapatkan dari pelaku Rudi melalui perantara pelaku Jon pada Kamis (13/4) sekitar pukul 13.00 WIB, di rumah makan Duta Selera Durl, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau,” katanya.

Dirinya menerangkan bahwa pelaku Jon merupakan teman satu sel pelaku FS di Riau dengan kasus yang sama seperti sekarang ini yakni Narkoba.

“Untuk biaya ke Palembang sendiri dibiayai oleh pelaku Jon ini, kemudian dari keterangan pelaku ke kita dia tiba di Palembang pada Sabtu (15/4) sekitar pukul 01.00 WIB,” ungkapnya.

Pelaku ke Palembang menumpang Bus Rapi selama di perjalan Narkotika jenis sabu tersebut disimpan didalam tas yang dipakai oleh pelaku. Dan barang ini sendiri akan diberikan kepada orang bernama Awi.

“Barang bukti yang anggota kita amankan yakni sabu 548 gram, satu buah tas sandang warna Biru, satu unit ponsel merk Strawberry ST 77 warna hitam beserta nomor Simcard dan satu potong celana panjang Jeans warna Biru,” tambahnya.

Atas ulahnya pelaku diancam dengan pasal 114 ayat (2) dan 112 ayat (2) UU RI nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana Hukuman Mati, Pidana Penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun dan denda maksimum sebanyak Rp10 miliar.

Sementara itu, pelaku FS mengakui perbuatannya dan berdalih mendapatkan upah untuk satu kali antar sebesar Rp3 juta. “Saya mendapatkan upah Rp3 juta bila berhasil mengantar Narkotika jenis Sabu ini kepada orang yang bernama Awi.

Reporter;Bakrie
Editor;Sabillilah

@polisisumsel
@poldasumsel
@bidhumaspoldasumsel
@sdmpoldasumsel
@polrestabespalembang
@ditnarkobapolrestabespalembang
@mabespolri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *