Palembang

Wakapolda Sumsel Brigjen Pol M.Zulkarnain SIK MSI bersama Gubernur Sumsel diwakili Sekda Provinsi Sumsel Ir.SA Supriono Ketua DPRD Provinsi Sumsel Hj RA.Anita Noeringhati SH MH bersama Forkompimda Prov Sumsel Pimpinan BUMN /BUMD tokoh agama dan tokoh masyarakat gelar Safari malam kesembilan Ramadhan 1444 hijriah dimasjid Assaadah Mapolda Sumsel K.M.4 Palembang

Sumselnetmedia.com-Palembang-Saat dimintai keterangannya Kapolda Sumsel Irjen Pol A.Rachmad Wibowo SIK melalui melalui Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM mengatakan adapun maksud dan tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kembali jalinan silahturrahmi, kerjasama dan koordinasi diantara pimpinan yang ada di Sumatera selatan serta mempertebal ketakwaan kita terhadap Allah Swt dengan melaksanakan tarawih bersama sama dan berdoa untuk kedamaian bangsa indonesia,keutuhan NKRI selain itu juga akan terjalin kedekatan dan komunikasi dengan masyarakat guna menjaga Kamtibmas ujar Alumni Akpol 91.

Sementara itu Ustadz Sayyid umari dalam ceramah nya setahun berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu ada dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan haram (suci). Tiga bulannya berturut-turut yaitu Dzulqo’dah, Dzulhijjah dan Muharram. (Satu bulan lagi adalah) Rajab Mudhor yang terletak antara Jumadal (akhir) dan Sya’ban.” ujarnya.

Dia menyebutkan bulan ramadhan adalah bulan rahmat, bulan yang penuh berkah, bulan yang penuh ampunan Allah swt. Bulau ramadhan adalah bulan yang sangat istemewa karena di dalamnya diturunkn nya Al-Quran. Yaitu pada malam laitul Qadr yang mana malam itu diturunkan nya Al-Quran dan malam itu lebih baik dari pada seribu bulan.
Bulan Ramadhan adalah bulan dengan penuh ampunan Allah swt. Apakah harus menunda untuk mensucikan diri dari dosa pada bulan ramadhan adalah kata yang tepat?ujarnya

Dia menjelaskan memang bulan ramadhan adalah bulan yang disebut sebagai bulan suci dan penuh ampunan, tetapi alangkah lebih baiknya untuk memasuki bulan ramadhan kita harus mempersiapkan diri sebelum memasuki bulan Ramadhan yaitu pada bulan Rajab dan bulan Sya’ban. Kedua bulan ini juga memiliki banyak keutamaan dan manfaat salah satunya untuk menyiapkan bekal untuk menyambut bulan ramadhan beber nya

Dia menjelaskan bulan Ramadhan adalah bulan yang suci. Patutlah sebagai muslim kita harus mempersiapkan diri memasukinya dengan cara yang suci pula. Dengan apa kita mempersiapkan diri kita untuk menyambut bulan ramadhan?ungkapnya

Dia mengatakan Bulan Rajab dan Sya’ban adalah waktu yang tepat untuk menyambut bulan suci ramadhan karena pada bulan itu pula terkandung banyak keutamaan-keutamaan dan dapat dijadikan bekal untuk menyambut bulan suci ramadhan.tambahnya

Keutamaan bulan rajab adalah sebagai salah satu bulan haram. Sebagaimana Rasullullah saw bersabda,
”Setahun berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu ada dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan haram (suci). Tiga bulannya berturut-turut yaitu Dzulqo’dah, Dzulhijjah dan Muharram. (Satu bulan lagi adalah) Rajab Mudhor yang terletak antara Jumadal (akhir) dan Sya’ban.” tambahnya

Dan yang lainnya bulan rajab adalah bulan yang didalamnya di lipat gandakan amal shaleh dan dilipatgandakan pula dosa. Allah swt berfirman “
“Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam (bulan yang empat) itu, dan perangilah kaum musyrikin semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang takwa.”tukasnya

Adapun keutamaan Bulan Sya’ban adalah

Rasulullah banyak mengerjakan Puasa sunnah ungkapnya

Tidaklah Rasulullah berpuasa hampir satu bulan penuh, ketika pada bulan sya’ban (kecuali bulan ramadhan). Keutmaan bulan sya’ban ini diriwayatkan kepada abu salamah. Aisyah RA menceritakan kepadanya :
“Rasulullah SAW tidak pernah melaksanakan shaum (puasa) lebih banyak dalam sebulan selain Syaban. Beliau [hampir] melaksanakan shaum pada Sya’ban seluruhnya,” katanya

Rasulullah sudah mencotohkan kepada kita tentang keutamaan bulan sya’ban kepada kita melalui amalan yang beliau lakukan pada bulan Sya’ban yaitu berupa puasa sunnah.ungkapnya

Amalan di bawa naik kepada Allah swt.

Keutamaan bulan Syaban ini dikisahkan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Usamah bin Zaid.
Rasulullah SAW bersabda:
“Itulah bulan yang manusia lalai darinya; -ia bulan yang berada- di antara Rajab dan Ramadan, yaitu bulan yang berisikan berbagai amal, perbuatan diangkat kepada Rab semesta alam. Aku senang amalku diangkat ketika aku sedang berpuasa,” sebagai mana Hadisr riwayat Nasai ungkapnya

Keutamaan yang lain yang ada di bulan sya’ban adalah dimana amal baik dan buruk kita langsung diangkat kepada Allah swt dan rasulullah telah membuktikan itu kepada kita, bahwa alasan beliau sangat senang berpuasa pada bulan sya’ban salah satunya amal beliau diangkat ketika beliau dalam keadaan berpuasa.tegasnya

Perintah perbanyak Shalawat kepada nabi.

Salah satu peristiwa umat muslim yang belum banyak diketahui adalah bahwa pada bulan sya’ban diturunkan oleh Allah perintah untuk bershalawat kepada nabi Muhammad yaitu surah Al-Ahzab ayat 56 yang berbunyi :
Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.
Bukan tanpa alasan bahwa bulan sya’ban menjadi momentum diturunkannya perintah untuk bersholawat kepada nabi muhammad, karena bulan sya’ban adalah bulan yang mempunyai keutamaan sendiri dan berada diantara kedua bulan yang mulia dan sering kali bulan sya’ban di lupakan bahkan dilalaikan oleh umat muslim kebanyakan.
Rasulullah saw bersabda :
“Orang yang sangat pelit adalah orang yang ketika namaku disebut di sampingnya, ia tidak mau membaca shalawat kepadaku”
Rasulullah bersabda demikian karena menurut para ulama ada yang  menarik dari ayat tentang perintah bersholawat kepada nabi, yaitu tidak ada satupun perintah Allah yang Allah lakukan kecuali bershalawat kepada nabi muhammad. Dalam redaksi ayat ini Allah memerintahkan kepada hambanya dan segaligus Allah juga melakukannya. Dan sungguh bershalawat kepada nabi Muhammad adalah salah satu amalan yang sangat besar bagi kita.ujarnya

Persiapan bulan Ramadhan

Letak bulan sya’ban sebelum bulan ramadhan adalah menjadi momentum dimana dalam bulan sya’an kita bisa menyiapkan diri untuk menyambut bulan ramadhan nantinya. Banyak amalan yang dapat dilakukan untuk menyambut ramadhan sebagaimana yang telah di contohkan oleh nabi kepada kita. seperti : perbanyak puasa sunnah, sebagai momentum untuk mengganti puasa ramadhan tahun lalu jika ada. Bulan sya’ban dapat kita jadikan sebagai waktu yang tepat untuk mulai membiasakan diri untuk melakukan amalan-amalan saleh sebelum bulan ramadhan.
Semoga kita dipertemukan dengan bulan Ramadhabn 1444 H sekaligus kita berdoa semoga Bulan Ramadhan tahun ini menjadikan kita pribadi yang bertakwa aamiin yaa robbal alamin tutupnya.

Dari pantauan Awak media acara diakhiri ramah tamah di Ruang serbaguna Lantai dua Gedung Utama Presisi Polda Sumsel bersama Kapolda Sumsel Irjen Pol. A. Rachmad Wibowo, S.I.K.yang didampingi
Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. M. Zulkarnain, S.I.K., M.Si.Pejabat utama Polda Sumsel Para pamen Polda Sumsel Perwakilan personel Polda Sumsel.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Gubernur Sumsel diwakili Sekda Provinsi Sumsel Ir. S.A. Supriono;Ketua DPRD Prov Sumsel Hj. R.A. Anita Noeringhati, S.H., M.H.Pangdam II Sriwijaya diwakili Irdam Brigjen TNI Heru Setio Paripurnawan, M.D.A., M.S.S.Kepala Kejaksaan Tinggi Sumsel diwakili Asisten Pidana Militer Sumsel Kolonel CHK Askari, S.H., M.H.
Ketua Pengadilan Tinggi palembang diwakili Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Palembang R. Sabarrudin Ilyas, S.H., M.Hum.Danlanal Palembang Kolonel Laut (P) Widyo Sasongko, S.E., M.Tr. Hanla.Danlanud SMH Kolonel Penerbangan Sigit Gatot Prasetyo, M.M.O.A.S.Kepala Security RU III Pertamina Kapten Widodo Manager PT Pusri diwakili Direktur Keuangan dan Umum Bpk. Saifullah Lasindrang Kepala Perwakilan Bank Indonesia Erwin Soeriadimadja;
Komisaris Bank Sumsel Babel Normandi Akil; Para OPD Provinsi Sumsel;
Imam sholat dan penceramah Ustadz Sayyid Umary, S.Ag.
Beserta Jamaah Masjid Assa-Adah Polda Sumsel.

Reporter;Bakrie
Editor;Sabillilah

@polisisumsel
@poldasumsel
@bidhumaspoldasumsel
@sdmpoldasumsel
@mabespolri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *